Pemerintahan

Hadiri Dialog APKASI, Oyon: Pembahasan Kemandirian Fiskal, Referensi Memperkuat Tata Kelola Pemerintahan

Oleh: Administrator 1 kali dibaca
Hadiri Dialog APKASI, Oyon: Pembahasan Kemandirian Fiskal, Referensi Memperkuat Tata Kelola Pemerintahan

DETIK 1 ACEH, Aceh Singkil, 4 Juli 2026. -  Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, menghadiri Dialog Otonomi Daerah yang digelar dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI). Acara strategis yang mempertemukan para kepala daerah se-Indonesia ini berlangsung di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kehadiran Bupati Aceh Singkil tersebut menegaskan komitmen daerah dalam memperkuat sinergi tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Dialog nasional ini secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto, di Aula IKM Institut Kesehatan Medistra, Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (2/7/2026).

Dalam arahannya, Kemendagri menekankan pentingnya inovasi daerah dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan dinamika politik nasional. Forum ini menjadi ruang diskusi interaktif bagi para bupati untuk merumuskan kebijakan lokal yang sejalan dengan target pembangunan jangka panjang pemerintah pusat.

Fokus utama dalam dialog otonomi kali ini tertuju pada isu kemandirian fiskal daerah. Para narasumber nasional mengupas tuntas strategi mengoptimalkan potensi lokal agar daerah tidak lagi bergantung sepenuhnya pada dana transfer pusat.

Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, tampak menyimak dengan seksama pemaparan mengenai reformasi tata kelola keuangan dan pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara efektif.

Usai mengikuti sesi dialog, Safriadi Oyon menyatakan bahwa materi seputar kemandirian fiskal ini menjadi referensi yang sangat berharga bagi Aceh Singkil. Menurutnya, pemahaman mendalam tentang tata kelola keuangan berbasis kemandirian akan menjadi fondasi kuat dalam menyusun program kerja daerah.

Langkah ini dinilai esensial untuk memperkuat struktur birokrasi dan meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran pendapatan dan belanja kabupaten.

Lebih lanjut, Oyon menjelaskan bahwa tata kelola pemerintahan yang kuat hanya bisa dicapai jika perencanaan fiskal dilakukan secara matang dan transparan. Melalui referensi baru dari forum APKASI ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil berkomitmen untuk terus memetakan dan menggali potensi sektor-sektor unggulan daerah.

Penguatan PAD dari sektor pariwisata, perikanan, dan perkebunan akan diprioritaskan demi mewujudkan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.

Di sela-sela kegiatan, Pj Bupati Aceh Singkil juga memanfaatkan momentum ini untuk memperluas jejaring dan menjalin komunikasi intensif dengan kepala daerah lainnya. Diskusi informal tersebut membuka peluang kerja sama antar-daerah dalam berbagai bidang, mulai dari investasi hingga pengembangan sumber daya manusia.

Oyon menilai kolaborasi antarkabupaten merupakan kunci akselerasi pembangunan di era otonomi daerah saat ini.

Rangkaian kegiatan peringatan HUT APKASI ke-26 ini ditutup dengan kesepakatan bersama para kepala daerah untuk membawa hasil dialog ke tingkat implementasi nyata di wilayah masing-masing.

Keikutsertaan aktif Kabupaten Aceh Singkil dalam forum nasional ini diharapkan membawa dampak positif yang instan bagi perbaikan sistem administrasi publik dan pelayanan masyarakat.(Vid)

Bagikan: