Ratusan Petani Sawit Aceh Singkil Ikuti Pelatihan Program Pengembangan SDMPKS
DETIK 1 ACEH. – Dibawah kepemimpinan Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, akhirnya berhasil merealisasikan Perogram Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (Program Pengembangan SDMPKS) bagi ratusan petani kelapa sawit di daerah ini.
Rencana program pengembangan SDMPKS ini sebenarnya termasuk salah satu rencana program Dinas Perkebunan Aceh Singkil tahun 2025. Dibawah arahan Safriadi Oyon, program ini kemudian diterjemahkan oleh Plt Kadis Perkebunan, Nirwana Angkat.
Sayangnya, rencana Program Pengembangan SDMPKAS tersebut tidak masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Singkil Tahun Anggaran 2026. Hal ini akibat keterbatasan pendapatan daerah.
Meski demikian, melalui berbagai upaya yang dilakukan pemda Aceh Singkil, program pengembangan SDMPKS dapat terwujud lewat pendanaan dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI Tahun Anggaran 2026.
Akhirnya, sebanyak 365 petani kelapa sawit asal Kabupaten Aceh Singkil dapat mengikuti pelatihan Program Pengembangan SDMPKS tahun 2026 yang secara resmi dilaksanakan di AIHO Hotel Medan, Senin (6/7/2026).
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kadis Perkebunan Aceh yang diwakili Kabid Penyuluhan, Mukhlis, S.P., M.P didampingi Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Aceh Singkil, Nirwana Angkat, SP.
Pelatihan yang didanai melalui Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI Tahun Anggaran 2026 ini akan berlangsung dalam empat gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan pada 6–12 Juli dengan 93 peserta, dilanjutkan gelombang kedua pada 9–16 Juli, gelombang ketiga pada 2–8 Agustus, dan gelombang keempat pada 9–15 Agustus 2026.
Setiap gelombang terdiri atas tiga kelas, sehingga secara keseluruhan terdapat 12 kelas pelatihan yang akan membekali para petani dengan peningkatan kapasitas dan kompetensi di bidang perkebunan kelapa sawit.
Plt Kadis Perkebunan Aceh Singkil, Nirwana Angkat menyampaikan bahwa, keberhasilan Aceh Singkil memperoleh alokasi program strategis ini merupakan hasil perjuangan dan kegigihan Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, dalam meyakinkan Kementerian Pertanian RI.
Dalam sambutan Bupati Aceh Singkil yang dibacakan oleh Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Aceh Singkil, ditegaskan bahwa pembangunan sektor perkebunan harus dimulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pemerintah ingin memastikan para petani memiliki pengetahuan yang memadai mengenai tata kelola perkebunan yang baik, peningkatan produktivitas, pemanfaatan teknologi, serta pengelolaan hasil yang mampu memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat.(Vida)