Anak-Anak Sekolah di Serasah Bertaruh Nyawa Demi Masa Depani
DETIK 1 ACEH. - Akses pendidikan di Desa Serasah, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, masih dibayangi risiko besar. Sejak jembatan penghubung antar kampung putus diterjang banjir pada 2023, puluhan murid Sekolah Dasar (SD) terpaksa mempertaruhkan keselamatan demi tetap bisa bersekolah.
Setiap hari, anak-anak yang masih belia itu harus menyeberangi sungai menggunakan perahu kayu sederhana. Di tengah arus yang kerap deras, terutama saat hujan mengguyur wilayah hulu, perjalanan menuju sekolah berubah menjadi rutinitas penuh bahaya.
Potret ini mencuat setelah sebuah video yang beredar pada Rabu,(29/4/2026).

“Setiap hari kami harus naik perahu karena jembatan putus sejak 2023. Kami minta kepada Bapak Presiden Prabowo agar jembatan segera dibangun,” ujar para siswa dalam video itu.
Sekolah yang mereka tuju berada di desa seberang, yakni Desa Cibubukan. Tanpa jembatan, perahu menjadi satu-satunya akses. Tidak ada alternatif lain. Ketergantungan pada transportasi perahu bukan hanya berisiko, tetapi juga menjadi hambatan serius bagi masa depan anak-anak.
Warga berharap pemerintah segera turun tangan. Bagi mereka, jembatan bukan sekadar infrastruktur, melainkan penghubung masa depan. (Fid)