Perkuat Sektor Pertanian, Pemkab Aceh Barat Terima Ratusan Unit Alsintan dari Kementan
MEULABOH, Detik1Aceh.Com – Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) pada tahun 2026 ini telah mengucurkan bantuan ratusan unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat.
Langkah ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah untuk memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas para petani di wilayah tersebut.
Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM mengungkapkan bahwa bantuan operasional ini merupakan tindak lanjut dari usulan resmi yang sebelumnya telah diajukan oleh Pemkab Aceh Barat kepada pihak Kementerian Pertanian.
"Bantuan ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah pusat merespons usulan kita. Kehadiran alsintan ini diharapkan mampu memodernisasi sistem kerja petani kita agar lebih efektif," ujar Tarmizi.
Adapun rincian ratusan unit alsintan yang diterima oleh Pemkab Aceh Barat pada tahun ini terdiri dari 35 unit traktor tangan (hand tractor), 39 unit traktor roda empat, serta 200 unit pompa air yang siap didistribusikan.
Bantuan jumbo pada tahun 2026 ini merupakan kelanjutan dari komitmen dan dukungan stimulan pemerintah pusat untuk Kabupaten Aceh Barat. Tercatat pada tahun 2025 lalu, daerah ini juga telah menerima alokasi dukungan awal berupa 10 unit traktor dari kementerian terkait.

Tarmizi menambahkan, peningkatan volume bantuan yang mencakup pompa air dan tambahan traktor baru tersebut akan sangat penting dalam membantu petani menghadapi tantangan iklim dan pengairan lahan, sehingga indeks pertanaman di Aceh Barat bisa terus meningkat.
"Alhamdulillah alsintan yang kita usulkan ke Kementerian Pertanian sudah mulai datang. Tahun 2026 ini kita menerima 35 hand tractor, 39 traktor, dan 200 unit pompa air. Jadi totalnya ratusan unit alsintan yang kita terima," kata Tarmizi, Senin (13/7/2026).
Pihak Pemkab Aceh Barat berharap para kelompok tani yang nantinya menerima manfaat dapat merawat dan memaksimalkan penggunaan alat-alat tersebut secara adil dan transparan demi kesejahteraan bersama.
Tarmizi juga mengatakan, seluruh alsintan akan dipetakan dan disalurkan kepada kelompok tani berdasarkan kebutuhan di lapangan agar pemanfaatannya tepat sasaran dan mampu meningkatkan hasil produksi pertanian.
"Kita evaluasi dan petakan sesuai kebutuhan kelompok tani. Harapan kita lahan yang selama ini belum produktif menjadi produktif, sedangkan yang sudah produktif dapat menghasilkan lebih maksimal. Target kita adalah meningkatkan produksi pertanian dari tahun ke tahun," ujarnya.
Selain meningkatkan produktivitas, kata Tarmizi Pemkab Aceh Barat juga tengah mengkaji mekanisme pengelolaan bantuan alsintan tersebut agar dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kelompok tani sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Aceh Barat.(Muhibbul)